Berbagai Jenis Antivirus Untuk Telepon Seluler

Telepon seluler (ponsel) masa kini semakin canggih, memiliki fitur yang menarik, semakin mudahnya akses pertukaran data, serta dilengkapi dengan fasilitas internet. Kemajuan ini selain berdampak positif juga memiliki efek mudah masuknya serangan virus. Virus yang menyerang akibat dari pertukaran data yang tidak aman dan pengaksesan internet. Berbagai jenis virus yang dapat menyerang antara lain: CommWarrior, Skulls, Phone Book Stealer, Basello, Cabir, Mabir, AppDisabler, Destroyer, Gembox, Losco, Card Trap, Doomed, dan Skudom. Salah satu cara pencegahan ponsel terserang virus adalah dengan memasang antivirus. Beberapa jenis antivirus ponsel yang bisa digunakan diantaranya: Symantec Mobile Security, Kaspersky Mobile Security, SimWorks Antivirus, F – Secure Mobile Antivirus, Avira Mobile Antivirus, McAfee VirusScan Mobile, Bitdefender, Panda Antivirus, Bull Guard Antivirus, dan Trendmicro Mobile Security.

Symantec Mobile Security merupakan antivirus yang bagus untuk melindungi ponsel Symbian s60v2 dari serangan virus – virus berbahaya. Symantec merupakan perusahaan terdepan dalam penanggulangan virus, yang terkenal dengan “Norton”. Antivirus ini mampu melindungi ponsel dari virus dan koneksi yang meragukan. Virus akan dideteksi, dikarantina, dan dihapus. Sedangkan koneksi yang meragukan akan terdeteksi sehingga dapat disetujui atau ditolak. Keamanan ini terjamin secara otomatis dengan fasilitas update yang juga otomatis. Antivirus ini mampu melindungi ponsel segera setelah proses instalasi berhasil. Seperti antivirus Symantec untuk PC, versi mobile juga mudah digunakan. Pengaturan scanning bisa disesuaikan sendiri oleh pengguna, otomatis atau manual. Antivirus ini memudahkan pengguna dalam mengetahui adanya serangan virus karena dilengkapi dengan pemberitahuan virus masuk.

Kaspersky Mobile Security merupakan salah satu produk besutan Kaspersky, perusahaan dari Rusia. Antivirus ini dapat digunakan pada sistem operasi Symbian, BlackBerry, Android, dan Windows Mobile. Serta diperlukannya koneksi internet supaya dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya. Kaspersky Mobile Security memilki beberapa kelebihan, diantaranya:

1. Memberikan perlindungan maksimal;

Perlindungan yang dimaksud di sini adalah privatisasi. Fitur – fitrur yang dapat diprivatisasi seperti nomor kontak, SMS, dan daftar panggilan masuk dan keluar. Untuk mengubah ke dalam bentuk mode privat dapat dilakukan dengan 3 cara: manual, otomatis, ataupun jarak jauh (melalui pengiriman SMS khusus).

2. Menemukan lokasi ponsel;

Ketika ponsel pengguna hilang, lokasinya dapat ditemukan dengan fitur GPS. Ponsel dapat diblokir seketika saat hilang. Bahkan data – data pada ponsel pun dapat dihapus.

3. Melindungi kontak, foto, dan berkas dari pengaksesan yang mencurigakan;

Cara melindunginya adalah dengan menaruh semua berkas yang diinginkan dalam suatu folder yang telah dienkripsi.

4. Melakukan pemblokiran terhadap telepon ataupun SMS yang tidak diinginkan;

5. Pengontrolan terhadap anak – anak;

Hal ini dimaksudkan untuk menghindari anak – anak menggunakan ponsel secara tidak bijak.

6. Melindungi dari serangan malware dan berbagai virus internet.

Berbagai serangan virus dapat ditangkis, meliputi trojan, worm, dll.

McAfee VirusScan Mobile merupakan antivirus untuk ponsel besutan McAfee. Seperti telah diketahui, McAfee sendiri merupakan perusahaan terdepan dalam menciptakan antivirus untuk PC. Sedangkan untuk versi mobile, antivirus ini mampu melindungi sistem dari ancaman malware, worm, trojan, dan berbagai macam ancaman lainnya. Antivirus melakukan scanning dan pembersihan data ponsel. Fitur – fitur yang dapat dilindungi diantara:       e-mail, SMS, dan internet. Virus yang terdeteksi akan otomatis di bersihkan. McAfee VirusScan Mobile Security bekerja pada sistem operasi Android versi 2.1 – 4.0. Beberapa keunggulan antivirus ini adalah:

1. Mendeteksi virus secara real time;

Virus yang dideteksi pada e–mail, SMS, dan internet dapat ditanggulangi secara cepat dan tepat.

2. Melindungi data;

Data – data pada ponsel menjadi terjamin, terhindar dari gangguan worm, malware, trojan, dll.

3. Tidak menggangu kinerja ponsel;

Ketika virus terdeteksi, virus tersebut akan diblokir dan dibersihkan tanpa menggangu / melambatkan kinerja ponsel.

4. Update secara otomatis;

SimWorks Antivirus melindungi ponsel dari serangan virus Cabir, Mabir, Locknut, Drever, Redbrowser, dan Skulls. Antivirus ini dapat digunakan pada ponsel dengan sistem operasi Symbian. Berbagai fitur yang diusung SimWorks Antivirus antara lain: antivirus bekerja pada aplikasi khusus ponsel, pendeteksian virus secara real time, scanning bisa dilakukan secara manual maupun otomatis, hasil scanning terkini maupun yang telah lampau dapat dilihat kembali, fasilitas update selama 12 bulan, dan antivirus bisa dengan mudahnya diinstal. Waktu dan proses scanning virus dapat ditentukan sendiri oleh pengguna. Ketika memilih scanning secara otomatis, maka prosesnya akan berjalan seketika begitu ponsel dinyalakan.

Meskipun antivirus telah dipasang pada ponsel, pengguna ponsel tetaplah harus berhati – hati. Semakin canggih antivirus yang ada, semakin menarik minat pembuat virus untuk menciptakan virus – virus yang lebih ganas. Hati – hati dan bijak diperlukan dalam penggunaan ponsel terutama yang menyangkut penggunaan internet dan data kabel.

Virus Jahat Zeus

Virus komputer merupakan aplikasi atau program yang mampu memasukkan dirinya ke dalam program, folder, ataupun sistem komputer, dan juga sanggup menggandakan dirinya sendiri. Virus bersifat merusak. Sedangkan virus telepon seluler (ponsel) adalah serupa seperti virus pada komputer yang pada akhirnya juga sanggup membuat sistem operasi ponsel menjadi tidak bekerja sebagaimana mestinya. Salah satu jenis virus yang perlu diwaspadai adalah virus Zeus.

Zeus merupakan jenis virus trojan yang pertama kali diidentifikasi pada bulan Juli 2007. Pada Maret 2009, virus ini mulai menyebar semakin luas. Target awal dari Zeus adalah komputer yang menggunakan sistem operasi Microsoft Windows. Adapun target pengoperasiannya adalah dengan mencuri data yang dibutuhkan untuk login berbagai aplikasi, seperti jaringan sosial, akun e-mail, dan online banking.

 Kurun waktu ini, Zeus telah berhasil membobol data nasabah bank yang berimbas diambilnya dana nasabah yang nilainya tentu saja besar. Zeus tidak bisa dideteksi hanya dengan firewall biasa. Virus Zeus yang pada awalnya hanya mencuri data login saja, pada perkembangannya berubah menjadi virus yang lebih ganas dengan mampu melakukan transfer dana.

Zeus yang awalnya merupakan virus komputer, kini telah berhasil mengembangkan dirinya menjadi virus ponsel. Jenis sistem operasi yang menjadi target selanjutnya adalah Blackberry OS, sistem operasi besutan RIM (Research In Motion).

Blackberry OS merupakan sistem operasi yang diklaim aman dari gangguan virus. Pernyataan tersebut layaknya kini perlu dipertimbangkan ketika virus Zeus berhasil menjebol pertahanan Blackberry. Sama seperti saat menyerang komputer, pada ponsel pun Zeus menargetkan dapat mencuri data pribadi pengguna. Tidak seperti di komputer yang sudah menyebar luas, Zeus pada ponsel masih belum mewabah.

Virus Zeus ponsel yang saat ini merebak, menargetkan operasinya pada pesan dan panggilan telepon. Virus ini sanggup mengirimkan pesan ke ponsel pengguna tanpa sepengetahuan pengguna itu sendiri, mampu melakukan penolakan terhadap berbagai nomor kontak yang dikehendaki, bahkan mampu menghapus daftar itu sendiri. Proses pengiriman dan penerimaan pesan dapat diatur sebagai akibat dari ter-instal-nya virus Zeus.

Blackberry yang fitur andalannya bekerja dengan fasilitas internet lah yang menyebabkan virus dapat masuk. Beberapa antisipasi dapat dilakukan untuk menghindari masuknya virus ini, yaitu dengan lebih berhati – hati dalam menggunakan internet serta memfasilitasi ponsel Blackberry dengan antivirus.

 

Symbian OS, Sistem Operasi Cantik Rentan Virus

Symbian OS merupakan salah satu sistem operasi pada telepon seluler (ponsel) yang sempat sangat populer hingga tahun 2010, sebelum akhirnya pangsa sistem operasi ponsel direbut oleh BlackBerry dan Android. Sistem konfigurasi Symbian OS mirip dengan komputer, hal ini menyebabkan Symbian OS menjadi rentan terhadap virus. Beberapa virus yang kerap menyerang Symbian OS adalah: CommWarrior, Skulls, Phone Book Stealer, Basello, Cabir, Mabir, AppDisabler, Destroyer, Gembox, Losco, Card Trap, Doomed, dan Skudom. Diantara virus – virus yang telah disebutkan tersebut, beberapa diantaranya termasuk golongan sangat berbahaya, yaitu: CommWarrior, Skulls, Phone Book Stealer, Basello, dan AppDisabler.

CommWarrior merupakan jenis virus ponsel yang disebarkan melalui Bluetooth dan MMS. Sasaran dari virus ini adalah Symbian S60V2. CommWarrior mampu membuat ponsel yang terinfeksi kehilangan pulsanya (pra bayar) atau menunggak tagihan yang tinggi (pasca bayar). Hal ini dikarenakan CommWarrior menginfeksi dengan mengirimkan MMS ke seluruh nomor kontak dengan sendirinya dan dengan bahasa yang membingungkan. Selain dapat mengirimkan MMS, virus ini juga dapat menghapus seluruh data. Untuk pencegahan tersebarnya virus ini, Bluetooth perlu dimatikan ketika tidak dibutuhkan.

Skulls merupakan bagian dari virus Trojan. Virus ini mengubah folder ponsel menjadi gambar tengkorak. Isi dari folder yang sudah diubah menjadi gambar tengkorak akan rusak. Ponsel yang terinfeksi menjadi tidak bisa digunakan kecuali untuk panggilan masuk dan keluar. Berbagai fungsi telepon seperti pesan dan video player akan mati akibat virus Skulls. Virus ini disebarkan melalui internet. Untuk mencegah terinfeksinya virus ini, diperlukan kewaspadaan saat terhubung dengan internet. Harus lebih hati – hati dan bijak dalam menggunakan internet.

Cabir merupakan virus berjenis worm yang menyebar melalui Bluetooth. Cabir tidak membahayakan data ponsel karena sifatnya yang tidak merusak data. Namun demikian, virus ini menyerang saat pencarian Bluetooth diaktifkan dan akan menguras baterai ponsel saat sedang mencari Bluetooth lainnya. Cabir menyerang ponsel pintar yang menggunakan sistem operasi Symbian.

Phone Book Stealer juga merupakan virus yang menyebar melalui Bluetooth. Seperti namanya, target dari virus ini adalah buku kontak. Isi dari buku kontak akan disalin dan kemudian dikirimkan melalui Bluetooth tanpa sepengetahuan pemilik ponsel. Untuk mencegahnya, Bluetooth perlu dimatikan saat tidak digunakan.

Baselo merupakan jenis virus yang berbahaya. Virus ini sulit untuk dihapus secara manual karena bisa meng-install dirinya sendiri ke dalam ponsel. Virus ini menyembunyikan dirinya yang berbentuk sis menjadi format multimedia. Baselo mampu menghimpun semua kontak dari ponsel yang terinfeksi, untuk kemudian mengirimkan berkas berbentuk MMS ke seluruh nomor kontak yang telah dihimpun. Berkas virus berbentuk sis yang disembunyikan. Untuk menghilangkan virus Baselo, dapat dengan menghapusnya secara manual maupun dengan antivirus.

AppDisabler merupakan virus lengkap yang dapat menyebar melalui Bluetooth, MMS, dan internet. Virus ini tergolong sangat berbahaya karena sanggup meng-install virus lainnya. Dalam satu kali serangan, virus ini mampu menghapus data, rusaknya berbagai berkas data, merusak baterai ponsel, menguras pulsa, dan mencuri data. Dampak paling beratnya adalah rusaknya sistem operasi ponsel. Jika dilihat dari resiko kerusakan, maka virus inilah yang dapat dikatakan paling berbahaya diantara virus ponsel bahaya lainnya.

Demikian banyaknya virus yang berhasil menyerang ponsel Symbian membuat Nokia terus memperbaiki keamanannya. Hingga kini Nokia telah memperketat keamanan untuk ponsel Nokia dengan sistem operasi Symbian edisi 3 dan 5. Sedangkan untuk edisi 1 dan 2 masih rentan terhadap virus. Namun demikian, ponsel – ponsel keluaran masa kini sudah tidak ada lagi yang menggunakan Symbian edisi 1 dan 2. Antivirus diperlukan ketika virus memang rentan menyerang. Namun bila tidak, tidak perlu digunakan karena memberatkan kinerja ponsel yang akan menjadi lambat dan berat. Beberapa antivirus yang dapat digunakan, diantaranya: SimWorks antivirus, Kaspersky Antivirus Mobile, F – Secure Mobile Antivirus, dan Symantec Mobile Security for Symbian. Selain menggunakan antivirus, ada beberapa pencegahan yang dapat dilakukan. Pencegahan ini seperti menyalakan Bluetooth, infrared, dan WiFi hanya saat dibutuhkan saja, hati – hati saat melakukan peng-instal-an permainan dan nada dering, dan lebih bijak dalam menggunakan internet.

iPhone, Ponsel Pintar Andalan Apple

iPhone merupakan telepon pintar yang mempunyai fasilitas SMS, telepon, video, kamera, dan terhubung oleh jaringan internet. Ponsel ini merupakan ponsel andalan Apple. Saat ini iPhone sedang bersaing ketat dengan Android Samsung. Berbagai tipe Apple yang telah dikeluarkan, yaitu: iPhone, iPhone 3G, iPhone 3GS, iPhone 4, dan iPhone 4S. Versi terbaru yang rencananya akan segera diluncurkan adalah iPhone 5.

iPhone pertama yang dikerjakan oleh Apple masih seperti telepon rumah tetapi sudah menggunakan stylus. Telepon ini diperkenalkan pada tahun 1983, dimana pengguna stylus merupakan kemajuan teknologi tersendiri pada saat itu. Dari penggunaan stylus inilah akhirnya berkembang suatu telepon pintar dengan layar sentuh yang secara resminya dirilis pada 29 Juni 2007. iPhone masih bekerja di jaringan 2G GSM. Mempunyai dimensi 115 x 61 x 11,6 mm dan berat 135 gram. Ponsel bisa getar dan mengeraskan suara dengan berbagai pilihan nada dering. Meski canggih, iPhone belum tersedia memory card slot, hanya bisa untuk memori dalam. Jaringan yang bisa ditangkap adalah GPRS dan EDGE, begitu juga WiFi, bluetooth, dan USB. Terdapat kamera dengan kualitas gambar 2 MP dan 1600 x 1200 piksel. Namun kamera yang tersedia hanya 1, tidak ada kamera tambahan, juga tidak bisa video. Sistem operasi menggunakan iOS 1.0 yang bisa dinaikkan hingga iOS 3.1.3. Pesan yang tersedia berupa SMS dan e-mail. Tidak tersedia fitur radio dan GPS. Warna yang tersedia hanya hitam. Ketika posisi stand-by, ponsel mampu bertahan hingga 250 jam. Sedangkan saat digunakan untuk menelepon mampu bertahan hingga 8 jam dan ketika memutar lagu hingga 24 jam. iPhone pertama ini sudah tidak diproduksi lagi

iPhone 3G merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya yang masih 2G. Dengan meningkatnya menjadi 3G menyebabkan iPhone 3G memiliki akses internet yang lebih cepat. Fitur yang disediakan juga lebih menarik. IPhone 3G dirilis pada tanggal 11 Juli 2008. Memilki dimensi 115,5 x 62,1 x 12,3 mm, dengan berat 133 gram. Masih mengandalkan teknologi layar sentuh, dengan ukuran layar 3,5 inci dan 320 x 480 piksel. Berbagai pilihan nada suara tersedia dengan fasilitas getar dan pengeras suara. Sama seperti versi sebelumnya, tidak tersedia memori tambahan. RAM yang dimiliki sebesar 128 MB. Jaringannya bisa GPRS, EDGE, dan WiFi, dengan kecepatan HSDPA. Hanya memilki 1 kamera dengan kualitas gambar 2 MP dan besar gambar 1600 x 1200 piksel. Sistem operasi yang digunakan adalah iOS 2.0, yang dapat ditingkatkan hingga  iOS 4.2.1. Tipe pesan yang dimiliki berupa SMS, MMS, dan e-mail. Sama dengan versi sebelumnya, iPhone 3G tidak memilki fitur radio. Namun demikian, iPhone 3G sudah bisa GPS. Warna ponsel yang tersedia adalah hitam dan putih. Ketika posisi stand-by, ponsel mampu bertahan hingga 300 jam. Sedangkan saat digunakan untuk menelepon mampu bertahan hingga 10 jam dan ketika memutar lagu hingga 24 jam. iPhone 3G sudah tidak diproduksi lagi.

iPhone 3GS dirilis  pada tanggal 17 Juni 2009. Versi ini merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya. Memiliki dimensi yang sama dengan iPhone 3G, dengan 2 gram lebih berat, yaitu 135 gram. Dari segi tampilan dan suara, sama dengan iPhone 3G. Tidak mendukung memori tambahan. RAM lebih besar menjadi 256 MB. Akses data didukung oleh bluetooth, USB, GPRS, EDGE, WiFi, dan HSDPA dengan kecepatan 7,2 Mbps. Kamera hanya 1 dengan kualitas 3,15 MP dan besar gambar 2048 x 1536 piksel. Selain itu, kamera juga dilengkapi dengan fokus otomatis. Ponsel ini merupakan iPhone pertama yang sudah terfasilitasi dengan video. Sistem operasi yang digunakan adalah iOS 3.0 yang bisa ditingkatkan hingga iOS 5.1. Tipe pesan yang dimilki berupa iMessage, SMS, MMS, dan e-mail. Fitur radio masih juga tidak menarik minat pengembang, hingga versi ini tidak terpasang fitur tersebut. Fitur GPS masih dipertahankan di ponsel ini. Warna yang tersedia adalah hitam dan putih. Ketika posisi stand-by, ponsel mampu bertahan hingga 300 jam. Sedangkan saat digunakan untuk menelepon mampu bertahan hingga 12 jam untuk jaringan 2G dan hingga 5 jam untuk jaringan 3G, dan ketika memutar lagu hingga 24 jam. iPhone 3GS dijual dikisaran harga Rp. 4,8 juta.

iPhone 4 dirilis pada tanggal 24 Juni 2010. Memilki dimensi 115,2 x 58,6 x 9,3 mm dan berat 137 gram. Ukuran ponsel sebesar 3,5 inci dan resolusi gambar 640 x 960 piksel. Pilihan nada suara beragam dengan dukungan nada getar. Masih setia dengan memori utama saja. Ukuran memori ditingkatkan menjadi 512 RAM. Akses data didukung oleh GPRS, EDGE, WiFi, bluetooth, USB, HSDPA dengan kecepatan 7,2 Mbps, dan HSUPA dengan kecepatan 5,76 Mbps. iPhone 4 merupakan ponsel iPhone pertama yang mempunyai kamera tambahan. Ini menjadi hal yang menggembirakan bagi pengguna yang menginginkan fitur video call. Kamera utama berkualitas 5 MP, besar gambar 2592 x 1944 piksel, fokus otomatis, dan LED flash. Sedangkan kamera kedua masih VGA. Sistem operasi yang digunakan adalah iOS 4.0 yang bisa ditingkatkan hingga iOS 5.1. Pesan yang didukung berupa iMessage, SMS, MMS, e-mail, dan push e-mail. Fitur GPS masih dipertahankan di ponsel ini. Warna yang tersedia adalah hitam dan putih. Ketika posisi stand-by, ponsel mampu bertahan hingga 300 jam. Sedangkan saat digunakan untuk menelepon mampu bertahan hingga 14 jam untuk jaringan 2G dan hingga 7 jam untuk jaringan 3G, dan ketika memutar lagu hingga 40 jam. iPhone 4 dijual dikisaran harga Rp. 6,05 juta hingga Rp. Rp. 7,6 juta.

iPhone 4S dirilis pada bulan Oktober 2011. Mendukung jaringan 2G (GSM dan CDMA) dan 3G (HSDPA dan CDMA). Memiliki dimensi 115,2 x 58,6 x 9,3 mm dan berat 140 gram. Masih mengusung layar sentuh dengan ukuran layar 3,5 inci dan resolusi gambar 640 x 960 piksel. Berbagai pilihan nada suara tersedia dengan dukungan nada getar dan pengeras suara. Hanya tersedia memori utama dengan ukuran RAM yang sama dengan versi sebelumnya. Akses data didukung oleh GPRS, EDGE, bluetooth, USB, WiFi, HSDPA dengan kecepatan 14,4 Mbps, dan HSUPA dengan kecepatan 5,8 Mbps. Tersedia 2 kamera, dimana kamera utama memiliki kualitas 8 MP, ukuran gambar 3264 x 2448 piksel, fokus otomatis, dan LED flash. Sedangkan kamera kedua masih VGA. Fitur video call masih tersedia. Sistem operasi yang digunakan adalah iOS 5.0 yang bisa ditingkatkan hingga iOS 5.1. Pesan yang didukung berupa iMessage, SMS, MMS, e-mail, dan push e-mail. Fitur GPS masih dipertahankan di ponsel ini. Warna yang tersedia adalah hitam dan putih. Meski telah mengalami perbaikan dibandingkan iPhone 4, namun ketika posisi stand-by, ponsel mampu hanya mampu bertahan hingga 200 jam, bandingkan dengan iPhone 4 yang memilki waktu stand-by hingga 300 jam. Sedangkan saat digunakan untuk menelepon mampu bertahan hingga 14 jam untuk jaringan 2G dan hingga 8 jam untuk jaringan 3G, dan ketika memutar lagu hingga 40 jam. iPhone 4S dijual dikisaran harga Rp. 7,55 juta hingga Rp. Rp. 9,7 juta.

Berbagai Jenis Sistem Operasi Android

Pada era globalisasi sekarang ini, peranan telepon seluler menempati posisi yang penting. Telepon seluler memungkinkan kemudahan dalam berkomunikasi yang tidak dibatasi oleh jarak. Telepon seluler dilengkapi dengan sistem operasi yang sesuai. Salah satu sistem operasi yang sedang naik daun adalah Android. Sistem operasi besutan Google yang berbasiskan Linux ini langsung melejit dan mampu bersaing dengan sistem operasi yang telah dikembangkan sebelumnya. Android hingga kini telah menelurkan 8 tipe, yaitu: Android 1.1, Cupcake (1.5), Donut (1.6), Éclair (2.0 / 2.1),  Froyo (2.2), Gingerbread (2.3), Honeycomb (3.0 / 3.1), dan Ice Cream Sandwich (4.0).

Android 1.1 dirilis pada Februari 2009. Aplikasi yang dibangun untuk versi ini antara lain: jam, alarm, demo tampilan, penjelajah, kalkulator, kamera, kontak, dialer, e-mail, peta dengan detail jalan, pesan, musik, gambar, dan pengaturan. Android versi ini memilki API level 2.

Android Cupcake (1.5) memilki beberapa perbaikan dibandingkan dengan versi sebelumnya. Akses ke kamera dan gambar, serta pencarian lokasi dengan GPS lebih cepat. Selain itu, versi ini juga memilki fitur baru, antara lain: Layar sudah bisa dilihat dalam bentuk portrait maupun landscape, layar utama sudah disertakan jam analog, kalender, pemutar lagu, gambar, dan pencarian. Versi ini juga dilengkapi perekaman dan pemutaran video (format MPEG-4 dan 3GP), melakukan copy paste di penjelajah, menampilkan foto kontak pada menu favorit, dan pembagian waktu di call log. Cupcake menggunakan versi Linux kernel yang baru, yaitu versi 2.6.27.

Android Donut (1.6) memperkenalkan fitur yang baru untuk pengguna, pembaharuan pada Google play, dan teknologi yang baru. Fitur baru untuk pengguna meliputi: pencarian cepat yang letaknya di layar utama, memungkinkan menghapus banyak foto sekaligus, kemampuan kamera yang 39% lebih cepat, perpindahan dari saat memotret ke berikutnya bertambah cepat 29%,dan indikator penggunaan baterai. Google play yang baru lebih memudahkan pengguna dalam mencari aplikasi atau permainan dari pengembang. Linux kernel yang digunakan sudah lebih baru, yaitu dari 2.6.27 menjadi 2.6.29.

Android Éclair memperkenalkan banyak fitur baru yang menarik untuk pengguna dan pengembang. Fitur baru bagi pengguna meliputi: memungkinkan lebih dari satu akun yang digunakan untuk sinkronisasi dengan e-mail dan kontak, lebih cepatnya pengaksesan informasi kontak, memungkinkan pengaksesan surat masuk dari beberapa akun yang berbeda dalam satu halaman, penghapusan surat secara otomatis apabila telah mencapai batas, built-in flash pada kamera, digital zoom, mode foto, efek warna, fokus makro, dan android virtual keyboard yang lebih nyaman. Dari segi teknologi, versi ini menggunakan Bluetooth 2.1. Aplikasi yang sudah disertakan oleh versi ini adalah: jam, alarm, penjelajah, kalkulator, kamera, kontak, e-mail, galeri, pesan, musik, telepon, pengaturan, beberapa aplikasi untuk pengembang, dan IMEs untuk tulisan Jepang, Cina, dan Latin. Berbagai bahasa didukung oleh Éclair, diantaranya: bahasa Cina (versi RRC dan Taiwan), bahasa Ceko, bahasa Belanda (versi belanda dan Belgia), bahasa Inggris (versi Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Singapura), bahasa Perancis (versi Perancis, Belgia, Kanada, dan Swiss), bahasa Jerman (versi Jerman, Austria, Swiss, dan Liechtenstein), bahasa Italia (versi Italia dan Swiss), bahasa Jepang, bahasa Korea, bahasa Polandia, bahasa Rusia, dan bahasa Spanyol.

Android Froyo juga memperkenalkan fitur-fitur baru yang lebih menarik. Versi ini seperti komputer meja yang memungkinkan shortcut pada halaman utama. Dari segi keamanan juga ditingkatkan. Tampilan untuk kamera, galeri, dan video juga lebih memudahkan pengguna. Fitur-fitur lainnya antara lain: sudah dilengkapi dengan LED flash pada perekam video yang memungkinkan pengambilan video pada malam hari atau saat kondisi temaram, WiFi, berbagai bahasa, dan peningkatan kemampuan. Dari segi teknologi, Android Froyo memungkinkan penyebaran kontak dengan telepon seluler lainnya dan juga telah menggunakan Linux kernel 2.6.32.

Perubahan pada Android Gingerbread meliputi perubahan fitur untuk pengguna, fitur untuk pengembang, dan teknologi platform. User Interface (UI) dikembangkan dengan tujuan mudah digunakan, lebih cepat saat digunakan, dan lebih hemat tenaga. Keyboard pun di desain ulang sehingga mampu berkinerja lebih cepat saat menerima masukan ataupun revisi. Keyboard juga menampilkan saran terhadap kata-kata yang sedang diketikkan oleh pengguna. Mode masukan dapat diganti dengan menekan Shift+<letter> dan ?123+<symbol>. Teks juga dengan begitu mudahnya di copy paste. Versi ini juga lebih menghemat tenaga serta pengguna dapat melihat detail dari penggunaan baterai. Pengguna juga dapat mengakses kamera lebih dari satu, jika ada kamera lain. Sedangkan perubahan fitur untuk pengembang meliputi perbaikan permainan, komunikasi dengan cara yang baru, dan multimedia yang lebih menarik. Linux kernel yang digunakan telah meningkat menjadi 2.6.35.

Android Honeycomb merupakan sistem operasi Android yang diciptakan khusus untuk perangkat dengan layar lebar, seperti tablet. Halaman muka didesain dengan elegan dan fokus pada interaksi. Android ini memanjakan pengguna dengan fitur-fiturnya yang menarik disertai fitur getar dan 3D. Tampilan juga mudah dikenali oleh pengguna Android versi sebelumnya. Aplikasi yang didukung oleh versi-versi sebelumnya juga bisa digunakan pada versi ini. Pengaksesan notifikasi dan status sistem begitu cepat. Halaman depan dapat diubah sesuai dengan yang diinginkan. Keyboard pada Android Honeycomb juga didesain ulang, disesuaikan dengan fungsinya yang digunakan pada layar yang besar dan juga lebih cepat. Seperti pada versi sebelumnya, versi ini juga dapat dengan mudah copy paste kalimat. Untuk penjelajahnya, dimungkinkan untuk membuka halaman lebih dari satu. Kamera juga didesain ulang, disesuaikan dengan layarnya yang besar. Perubahan ini ditujukan untuk akses yang lebih cepat. Dalam hal kontak, versi ini membantu pengguna menyarankan penulisan nomor kontak sesuai dengan standar international, disesuaikan dengan lokasi negara pengguna. Android Honeycomb mempercantik tampilan dan aplikasi dengan grafik 2D dan 3D. Android Honeycomb dikembangkan juga untuk versi 3.1. Versi ini memudahkan akses koneksi dengan berbagai jenis USB. Dapat terhubung dengan external keyboards, joysticks, gamepads, dan memastikan pengguna dapat memperoleh fasilitas WiFi dengan kecepatan yang memuaskan, baik itu di rumah, di kantor, maupun saat di jalan. Pengguna juga dapat mengubah HTTP proxy untuk WiFi pribadi. Galeri dilengkapi dengan Picture Transfer Protocol (PTP) yang memungkinkan pengguna mengimpor foto / gambar dari kamera pribadi ke galeri tablet dengan hanya sekali sentuh. Ketika gambar dikopikan ke penyimpanan lokal, pengguna akan diberitahukan berapa memori kosong yang masih tersedia. Kalender didesain dengan lebih besar. Ketika akan membalas atau meneruskan sebuah e-mail yang berisi pesan HTML, maka yang akan dikirimkan adalah plain teks dan juga bagian HTML nya.

Android Ice Cream Sandwich diciptakan untuk telepon seluler dan juga tablet. Fitur dan teknologi yang ditawarkan membuat Android 4.0 menjadi lebih sederhana, cantik, dan cerdas. Navigasi dibuat lebih mudah untuk pengguna disertai dengan animasi yang menarik. Halaman utama juga dibuat lebih modern. Multitasking dibuat lebih mudah. Jika pada versi-versi sebelumnya aktivitas bisa dilakukan setelah membuka kunci, maka pada versi ini pengguna dapat melakukan banyak hal tanpa harus membuka kunci. Beberapa unggulan lain dari Android Honeycomb, diantaranya: respon yang cepat untuk panggilan masuk, dan masukan kata lebih cepat dan akurat. Kemampuan kamera juga ditingkatkan. Pengguna dapat melakukan editing ataupun sharing segera setelah pengambilang gambar. Galeri juga didesain ulang menjadi lebih canggih. Pengguna sekarang dapat melihat situs secara penuh, tidak hanya dalam format mobile. Penggunaan e-mail, seperti pengiriman, pembacaan, dan pengaturan pesan juga lebih mudah. Sistem operasi Android versi terbaru ini semakin membuat pengguna nyaman dan aman, dengan fitur barunya berupa face unlock. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan penguncian dengan menggunakan wajah.